Thursday, November 21, 2019


Keep Sake
Tak terasa setelah sekian lama menjalani rintangan, terjal nya cobaan demi menuju ke puncak nya sebuah perbukitan akhirnya kita sampai ke puncak nya walau ku tau perjuangan tidak sampai disini saja.
Aku teringat bagaimana suka, duka, perihnya kita menempuh pendidikan dibangku perkuliahan, bagaimana cara tuhan mengatutr jalan cerita untuk mempertemukan aku dengan dirimu sehingga menjadi kita yang dapat menuliskan sebuah cerita.
Jika ku teringat sepenggal kilas balik cerita kita, kadang lucu, tak menyangka bagaimana kita bisa menjadi satu mengingat bagaiman benci nya dirimu kepada ku dan juga sebaliknya, bagaimana kita tidak pernah akur selalu saja terjadi adu mulut bahkan pertengkaran diantara kita setiap bertemu.
ah' rasa nya lucu jika mengingat nya 😊
Namun apa mau dikata tuhan telah mengatur jalan cerita nya,
Semula kita hanya menjalin persahabatan, seiring berjalannya waktu benih-benih cinta pun mulai tumbuh diantara kita, bermula ketika aku mendapat kan perlakuan buruk dari orang-orang yang tidak menyukai ku, menghina ku, membuly ku engkau datang bak kesatria berkuda putih yang siap memasang tubuh mu untuk melindungi ku dari semua kejahatan yang aku terima, kau memberi ku kekuatan laksana hujan yang datang ketika musim kemarau berkepanjangan. Kau meneduhkan bak embun dipagi hari, kau membuat hidupku lebih bercahaya laksana matahari yang memberikan kehidupan dialam semesta ini.
Aku pun selalu teringat bagaimana kau selalu mengajari ku, memberi ku semangat untuk selalu belajar bahasa Inggris dimana aku yang tidak mempunyai kemampuan bahkan tidak suka belajar Bahasa Inggris tapi kau selalu memberi ku semangat sehingga tak terasa aku pun mampu menyelesaikan studi ku karna dukungan, dan semangat dari mu.
Jika mengingat perjuangan kita, tetesan air mata ini tanpa sadar menitik di pipi ini, bagaimana tidak untuk menempuh pendidikan kita sering menghadapi terik nya matahari, dan pulang dengan tubuh basah kuyup karna siraman nakal sang hujan yang tak mau berkompromi.
Demi ilmu yang ingin kita dapat pulang petang pun sering kita alami, terkadang kita mendapatkan kendala karena mesin motor yang tidak bersahabat, ban motor meledak, hal yang tak pernah bisa aku lupakan bagaimana kita berdua menuntun sepeda motor kita dengan jarak yang sangat jauh untuk mencari bengkel beserta detak jantung yang cukup kencang mengingat ada ujian yg akan dihadapi. Bagaimana kita berangkat dengan cepat ketika fajar menyingsing karena akan mengikuti ujian munaqasah, tetapi di tengah jalan ban motor malah meledak.
semua itu tak akan pernah ku lupa didalam memori ku, kini kita akan menghadapi cobaan serta rintangan yang lebih berat lagi yakni dunia pekerjaan yang lebih keras, tapi aku yakin tuhan akan selalu menolong kita untuk menuju puncak kesusesan.
My Keep Sake always remember in my live😊

No comments:

Post a Comment

Keep Sake Tak terasa setelah sekian lama menjalani rintangan, terjal nya cobaan demi menuju ke puncak nya sebuah perbukitan akhirnya kita...